Harga Sewa Perkantoran Kelas Premium Naik 10% di Kuartal I-2018

Harga Sewa Perkantoran Kelas Premium Naik 10% di Kuartal I-2018
Konsultan Properti Colliers Indonesia menyebut ada kenaikan harga properti pada kuartal I-2018. Pada kawasan perkantoran Central Business District (CBD) saja, kenaikan harga kantor 10% dari sebelumnya yang cuma 5,6% di kuartal sebelumnya.

Artikel terkait : Jasa Pendirian CV

Senior Associate Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengatakan, kenaikan harga kantor bukan disebabkan mulai membaiknya pasar properti. Akan melainkan kenaikan hal yang demikian lebih disebabkan sebab mulai banyaknya gedung-gedung premium yang mempunyai harga di atas rata-rata perkantoran. “Jika secara rata-rata sebab gedung premium di atas rata-rata. Karenanya rent (harga sewanya) naik,” ujarnya di Jakarta, Rabu (4/4/2018)

Adapun gedung perkantoran kelas premium, diperkirakan disewakan dengan harga Rp322.866 ribu per meter persegi tiap bulannya. Malah, pada sebagian tempat yang strategis harga sewa kantor premium dapat berada di atas angka hal yang demikian. Sebagai ilustrasi, harga sewa ruang kantor di wilayah Sudirman seumpama, dipatok dengan harga Rp355.228 per meter persegi. Sementara untuk kawasan Gatot Subroto disewakan di kisaran angka Rp349.096 per meter persegi tiap bulannya.

Simak Juga: Jasa Pengurusan NIB

Sementara untuk kawasan Thamrin dan Mega Kuningan disewakan dikisaran harga Rp255.862 per meter persegi sampai Rp275.499 ribu per meter persegi tiap bulannya. Untuk kawasan Rasuna Said, sewa kantor pada tempat hal yang demikian masih relatif murah adalah Rp250.928 per meter persegi. Tetapi sebab pada dikala hitung-hitungan rata-rata gedung yang masuk itu dihitung menurut ruang kosong, keseluruhan rental naik. Itu rental yang ditawarkan ya bukan transaksi rental yang ditawarkan ya, bukan transaksi rental,” jelasnya.

Sementara itu, untuk sewa gedung perkantoran secara awam di Kawasan CBD, harga gedung perkantoran grade A kenaikannya 4,1% tiap tahunya. Sementara untuk grade B dan C, justru turun masing-masing 6% dan 16%. Untuk harga sewa perkantoran di kawasan non CBD, justru mengalami penurunan 6,4%. Adapun harga sewa perkantoran di kawasan hal yang demikian berada di kisaran Rp50.000 sampai Rp215.051 per meter persegi tiap bulannya. “Harga sewa di luar CBD di kuartal 1 2018 turun 6,4%. Kaprah kaprah paling mahalnya Rp215.051 per meter persegi,” sebutnya.

Turunnya harga sewa kantor di kawasan non CBD disebabkan masih banyaknya ruang perkantoran yang kosong. Sehingga pihak penyewa kantor banyak yang memberikan diskon terhadap tenant supaya dapat terisi. “Ini yakni tenant market, di mana harga itu dapat jauh lebih rendah dari penawaran. Kaprah-kaprah bila tenangnya tipe jadi ditetapkan oleh tingkat hunian gedung,” jelasnya.

Cek Juga: Biro Jasa Perizinan