Perubahan Ini Akankah Membikin Profesi Anda Konsisten Ada?

Seandainya Anda ialah orang yang berprofesi di kantor tiap-tiap harinya, bersiap-siaplah untuk menyesuaikan diri dengan suatu perubahan.

Menurut studi yang dilaksanakan oleh penyedia perangkat lunak komunikasi, Unify, profesi Anda mungkin akan berubah sama sekali atau malah akan menghilang dalam sebagian tahun ke depan.

Lebih dari sepertiga yang peneliti ucap dengan ‘knowledge workers’ atau ‘pekerja pengetahuan’ — mengaplikasikan kecerdasan untuk melangsungkan kehidupan, seperti pemilik bisnis termasuk jasa kesehatan, keuangan, pengajaran, dan otomotif– dalam 5 tahun ke depan 65 persen pekerjaannya akan menonjol jauh berbeda.

Dikutip dari News.com.au, penelitian hal yang demikian menurut survei terhadap 9.000knowledge workers di Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman yang mengaplikasikan teknologi dalam profesi mereka.

Dinamika lingkungan kerja, peningkatan pekerja independen, dan transformasi komputerisasi mempunyai peranan kunci dalam perubahan profesi untuk sebagian tahun ke depan.

“Lingkungan kerja modern rumit, sibuk, dan akan terus berubah,” ujar peneliti.

“Orang-orang, terutamanya knowledge workers, ialah sumberdaya paling berharga dalam bisnis, tetapi mereka seharusnya menghadapi perubahan — dengan adanya teknologi, angkatan kerja baru, dan ketidakpastian masa depan peran,” jelasnya.

Apakah Kantor Masih Diperlukan?

Salah satu hal yang dikala ini sudah berubah merupakan lokasi kerja. Penelitian hal yang demikian memperlihatkan, meski knowledge workers masih pergi ke kantor, tetapi hal itu tidak sepenting dulu karena sekarang sudah ada virtual office.

Sebanyak 70 persen dari mereka yang disurvei mengatakan, mempunyai kantor sebagai daerah kerja tidak seperti itu penting dibanding dengan masa lalu.

Ketika ini rata-rata knowledge workers menghabiskan 20 persen waktu berprofesi di luar kantor, dan 27 persen mengatakan mau menghabiskan seperempat atau satu separuh waktunya berprofesi kecuali di dalam kantor.

Di samping adanya harapan itu, para pekerja masih mau mempunyai kantor yang mereka bisa kunjungi sebagian kali. Cuma kurang dari 10 persen knowledge workers yang mau menghabiskan 3/4 waktunya di luar kantor konvensional.

Tatap Muka atau Virtual?

Kecuali itu, banyak knowledge workers berprofesi dengan rekan kerja yang lebih tersebar. Lebih dari setengahnya berprofesi dengan regu secara virtual bagus di kantor ataupun lokasi lainnya.

Lebih dari 40 persen knowledge workers berkata bahwa regu virtual lebih tepat sasaran dibandingi tatap muka. Sementara itu 36 persen mengatakan bahwa berdaya upaya kreatif ialah profit terbesar yang diperoleh dengan berprofesi secara virtual.

Cloud based techology juga menunjang lingkungan kerja dengan ragam seperti itu. Hampir 60 persen dari pekerja yang disurvei mengatakan bahwa mereka mengaplikasikan alat berbasis dunia online untuk mengerjakan kerja sama regu, manajemen proyek, atau kolaborasi virtual.